Bupati melakukan pertemuan dengan Kepala Bagian Promosi Batam Bupati menjadi Pengisi Materi pada Latihan Kader Tingkat Nasional HMI Peringatan Usro’ Mi’raj tahun 1444 H dihadiri Bupati Ketua DPRD Reses diLubuk Terentang warga menyambut dengan hangat DPRD Tanjung Jabung Barat Lakukan Reses Masa Sidang II ke Dapil Jaring Aspirasi Masyarakat

Home / Advetorial / Berita / Daerah

Senin, 21 November 2022 - 19:04 WIB

Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2022 dihadiri Sekda

Suaratanjab.com-Kuala Tungkal

Bupati Tanjung Jabung Barat melalui Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi, M.Si mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2022, Senin (21/11).

Rakor yang diikuti secara zoom meeting dari Balai Pertemuan Kantor Bupati tersebut, juga turut dihadiri oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kajari Tanjab Barat, perwakilan dari unsur Forkopimda, Kepala OPD terkait, Kabag Perekonomian dan Badan Pusat Statisik. Selain itu, rakor tersebut juga turut diikuti secara virtual oleh Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia.

READ  Ketua komisi II :Diduga sistem BLUD RSU KH.Daud Arif gagal

Pimpin langsung Rakor, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian menyampaikan bahwa Deflasi dibulan Oktober tahun 2022, terjadi deflasi 0,11% sehingga secara year on year angka inflasi nasional mengalami kenaikan menjadi 5,71%.

“Akibat perang rusia ukraina, tingkat inflasi indonesia per November 2022 berada di peringkat 19 pada Negera G20, yang termasuk inflasi ringan, jauh dibawah Argentina tingkat inflasi yang mencapai 88%.” Jelasnya.

READ  Penghargaan Platinum Award diterima Bupati

Walaupun termasuk inflasi ringan, Mendagri mengharapkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) agar tetap melakukan langkah konkrit dalam pengendalian Inflasi Daerah di masing-masing tempat.

Sementara itu Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Nasiolal, Andriko Noto Susanto menyebutkan komoditas beras menjadi kontributor tertinggi terhadap inflasi pangan nasional.

“Hal tersebut perlu dijadikan perhatian bersama Pemerintah Pusat dan Daerah karena tren peningkatan harga beras telah terjadi sejak bulan Juli 2022.” Katanya.

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup:banyak faktor yang mempengaruhi timbulnya masalah gizi

Berita

Bupati Audiensi dengan Direktur Jendral DAS dan KLHK

Berita

Ketua DPRD hadiri Pembukaan Jambore cabang Pramuka 20

Berita

Rapat Paripurna ketiga dihadiri wakil Buoati

Berita

Hery Asnawi Siap bertarung di Pemilu 2024 bersama Partai Nasdem

Berita

Wakil Bupati hadiri rapat Paripurna IV DPRD Tanjabbarat

Berita

Wabup mengikuti Senam Sehat serta Aksi bergizi di Alun-Alun

Berita

Ketua DPRD Tanjabbar Hadiri Acara Firewell Parade Polres Sambut Kapolres Baru