Bupati melakukan pertemuan dengan Kepala Bagian Promosi Batam Bupati menjadi Pengisi Materi pada Latihan Kader Tingkat Nasional HMI Peringatan Usro’ Mi’raj tahun 1444 H dihadiri Bupati Ketua DPRD Reses diLubuk Terentang warga menyambut dengan hangat DPRD Tanjung Jabung Barat Lakukan Reses Masa Sidang II ke Dapil Jaring Aspirasi Masyarakat

Home / Uncategorized

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:01 WIB

Di Forum Verifikasi Nasional Wabup Tanjabbarat Presentasikan Program FOLU Net Sink 2030

JAKARTA – Suaratanjab.com

Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., mempresentasikan proposal pendanaan program Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 dalam forum verifikasi dan asistensi bersama Tim Verifikasi Nasional, Jumat (13/2).

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti Lantai 3, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, dan menjadi bagian penting dalam proses penilaian usulan program daerah yang mendukung target nasional penurunan emisi sektor kehutanan dan penggunaan lahan.

Forum verifikasi dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Revitalisasi Industri Kehutanan, Novia Widyaningtyas, bersama Tim Pakar Verifikasi dan Asistensi, yakni Helmi Basalamah dan Apik Karyana, serta anggota tim verifikasi lainnya. Sedangkan Dari pihak pengusul, Wakil Bupati Katamso didampingi Prof. Dr. Ir. Rosyani, M.Si., Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jambi, perwakilan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Provinsi Jambi, Kepala Bagian SDA Setda Tanjab Barat, serta Plt. Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Tanjab Barat.

READ  Bupati Tanjab Barat Gelar Coffee Morning Bersama Pimpinan dan Anggota DPRD

Dalam pemaparannya, Wabup Katamso menjelaskan rencana program pengelolaan mangrove berkelanjutan seluas 50 hektare di kawasan Pangkal Babu, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir. Program ini tidak hanya berfokus pada rehabilitasi mangrove sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dan perlindungan pesisir, tetapi juga diintegrasikan dengan pengembangan budidaya tambak kepiting dan udang. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan mata pencaharian masyarakat pesisir yang tinggal di sekitar kawasan mangrove.

“Program FOLU Net Sink 2030 kami posisikan bukan hanya sebagai agenda lingkungan, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan ekonomi inklusif. Menjaga mangrove harus sejalan dengan upaya memberdayakan masyarakat sekitar,” ujar Wabup.

READ  Acara Peluncuran Pilkada Serentak 2024 KPU dihadiri Ketua DPRD Tanjabbarat

Dalam sesi asistensi, Tim Verifikasi Nasional memberikan sejumlah masukan strategis, antara lain perlunya refocusing dengan menetapkan prioritas intervensi kegiatan, memperkuat pendekatan rehabilitasi dan pengelolaan lanskap mangrove secara terintegrasi, serta melakukan penyempurnaan proposal sesuai catatan teknis tim.

Proposal yang telah diperbaiki diminta untuk disampaikan kembali paling lambat 27 Februari 2026 guna proses penilaian lanjutan.

Ke depan, usulan program tersebut juga akan dibahas bersama perwakilan Pemerintah Norwegia yang selama ini aktif mendukung Indonesia dalam rehabilitasi dan konservasi mangrove melalui kemitraan iklim, sebagai bagian dari upaya pencapaian target nasional FOLU Net Sink 2030.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan keseriusannya dalam mendukung agenda nasional pengendalian perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bupati Hadiri Halal Bihalal Bersama Lembaga Adat Melayu Jambi

Berita

DPRD Tanjabbarat gelar Paripurna ke-3 tahun 2023-2043

Uncategorized

Vaksinasi massal kerjasama Polres dan Yayasan Budi Luhur disambut antusias warga

Uncategorized

Silaturrahmi Cabup Cici Halimah di Pengajian Al-Ukhuwah

Uncategorized

Lomba Panjat Pinang dalam Rangka HUT Tanjabbarat ke-59 dibuka Bupati

Uncategorized

Hermansyah dilantik Bupati sebagai Sekda Definitif

Uncategorized

Tungkal Pentas Puisi dengan Tema ” Membacakan Suara Yang Nurani “

Uncategorized

Bupati Safari Subuh di Masjid Jamalia Kelurahan Tungkal II