Bupati melakukan pertemuan dengan Kepala Bagian Promosi Batam Bupati menjadi Pengisi Materi pada Latihan Kader Tingkat Nasional HMI Peringatan Usro’ Mi’raj tahun 1444 H dihadiri Bupati Ketua DPRD Reses diLubuk Terentang warga menyambut dengan hangat DPRD Tanjung Jabung Barat Lakukan Reses Masa Sidang II ke Dapil Jaring Aspirasi Masyarakat

Home / Uncategorized

Selasa, 6 Agustus 2024 - 13:53 WIB

Kapolres Tanjabbarat menggelar Konfensi Pers terkait masalah Pembakaran Hutan

KUALATUNGKAL- Suaratanjab.com

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Agung Basuki,SIK, SH beserta beberapa Amggotanya menggelar Konfrensi Pers di Mapolres Tanjab Barat, Selasa (06/08/24) terkait kasus Pembakaran Hutan.

Dalam keterangannya Kapolres menjelaskan kronologi penangkapan berawal dari terpantaunya titik api melalui satelit, sehingga tim langsung turun kelokasi guna mengecek keadaan,Satu orang warga Kota Semarang berinisial BS (69) diamankan aparat Kepolisian Polsek Merlung, Polres Tanjab Barat, Polda Jambi, pada hari Jumat 02 Agustua 2024 siang di Desa Muara Danau Kecamatan Renah Mendalu, Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi karena membuka lahan kebun sawit dengan cara membakar.

READ  Pemkab Tanjab Barat juga mengucurkan bantuan bedah rumah senilai Rp25 juta untuk warga di bantaran kali

“Berdasarkan data satelit, tim Satreskrim bersama Polsek Merlung mendatangi lokasi dan didapati pelaku sedang melakukan kegiat pembakaran lahan yang langsung diamanankan,tutupnya.

Selain tersangka, aparat juga menyita Barang Bukti (BB) terdiri dari : 2 buah golok, 1 jerigen minyak, 1 buah korek api, 2 potong kayu yang sudah terbakar, 4 polibek bibit sawit.

Pengakuan tersangka barawal dari dirinya (tersangka red) mencari pekerjaan karena sebatang kara, akhirnya bekerja di lahan milik RN seluas 4 hetar dengan diiming-imingi berbagi lahan setalah berbuah Pelaku membuka lahan dengan cara membakar akan ditanami kelapa sawit.

Sebelumnya, sesuai arahan Kapolda bahwa Plaksanakan perang terhadap Karhutla dikarenakan bisa  membawa kerugian yang luas terhadap masyarakat.

READ  Penikaman berujung maut diKampung Nelayan Tanjabbarat

seluruh instansi telah sepakat memerangi Karhutla tanpa pandang bulu. Dan ini merupakan permasalahan klasik setiap kemarau.

Terhadap tersangka dikenakan Pasal 108 junto Pasal 69 UU 32 tahun 2009 tentang pengelolaan dan perlindungan atau pasal 118 KUHP ancaman 10 Tahun Penjara atau denda Rp 5 Milyar.

Kepada seluruh masyarakat, Kapolres menghimbau apabila mengetahui dan melihat pembakaran hutan dan lahan agar segera melaporkan ke aparat dan Kepada seluruh perusahaan perkebunan harus mempunyai Regu pemadam kebakaran (RPK).

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bupati sampaikan kabar gembira kenaikan Gaji Aparat Desa pada acara Halal Bihala di Bramitam

Uncategorized

Ketua DPRD Tanjabbarat Hadiri Upacara HUT Provinsi Jambi Ke-66

Uncategorized

Pjs.Bupati melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Tebing Tinggi

Uncategorized

Ketua DPRD dan rombongan Melayat kerumah Duka Almarhum Anshari anggota DPRD dari PKB

Uncategorized

Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi di Dusun Mudo dihadiri Bupati

Uncategorized

Bupati menggelar silaturahmi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Uncategorized

KEJURPROP Sepak Takraw secara Resmi dibuka Bupati

Uncategorized

Kunjungan Ketua DPRD Tanjabbar Serap Aspirasi Masyarakat Desa Lubuk Terentang