oleh

Upaya Pemkab untuk memperoleh sertifikasi kabupaten layak anak

Suaratanjab. Com KUALATUNGKAL

Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Barat seperti yang diketahui sejak dua tahun lalu telah menerbit Perda Nomor 19 tahun 2018 tentang Kabupaten Layak Anak (KLA) . Namun mengimplementasi kan amanah Perda tersebut hingga dua tahun kemudian masih menjadi ”Pekerjaan Rumah” yang belum terlesaikan baik oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat terkait didalamnya, upaya menuju KLA meski saat ini tidaklah dapat dikatakan “mandek” atau “berhenti ditempat” karena dengan telah dibentuknya perangkat kerja yang mendukung berdirinya Daerah Tanjungjabung Barat sebagai Kabupaten Layak Anak justru sedang gencar dilakukan dengan berbagai tahapan dan proses yang berjalan dan berbagai prosedur yang berlaku diterapkan sehingga “Satukan Hati Menuju Tanjungjabung Barat Kabupaten Layak Anak” sebagaimana tema yang diterbitkan oleh Pemkab Tanjungjabung Barat agar semakin termotivasi daerah ini menjadi Kabupaten Layak Anak.

Seperti yang terungkap pada saat dilaksanakannya Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kerja Tim Gugus Tugas KLA bertempat di Aula Dinas DP3AP2KB di Kualatungkal pekan lalu Selasa (14/1), Wakil Bupati Tanjungjabung Barat Amir Sakib memimpin langsung kegiatan Rapat Koordinasi tersebut memaparkan tentang daerah ini yang sedang berproses menuju daerah yang layak sebagai Kabupaten Layak Anak jika seluruh indikator yang dibutuhkan sebagai daerah layak anak terpenuhi.“Terlebih tahun lalu kabupaten Tanjabarat berada diurutan terakhir, meski demikian, untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak, kita harus berkerja bersama-sama agar bisa sejajar dengan kabupaten lain,” ungkap Wabub.

Menyinggung soal kerja keras daerah ini menuju Kabupaten Layak Anak walau belum membuahkan hasil yang diharapkan, namun Wakil Bupati memberikan apresiasinya kepada dinas terkait yang telah pro aktif didalam proses menuju KLA.”Pememerintah daerah sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan DP3AP2KB Tanjungjabung Barat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak bisa secepatnya terealisasi.” ujar Amir.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tanjungjabung Barat Muhammad Yunus saat dikonfirmasi usai menggelar kegiatan rapat koordinasi tersebut melalui Kepala Bidang Perlindungan dani Pemenuhan Hak Anak Agus Sumantri mengatakan bahwa Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kerja Tim Gugus KLA adalah lanjutan dari kegiatan serupa yang pernah digelar sebelumnya.”Dalam evaluasi yang digelar kali ini lebih difokusan pada Kelana (Kecamatan Layakd Anak )dan Dekela (Desa Kelurahan Layak Anak). Untuk itu, diharapkan para OPD dan pemerintah kecamatan di Kabupaten Tanjungja sudah memahami dan mempersiapkan dokumen yang diperlukan, sesuai dengan 5 kluster serta 24 indikator untuk evaluasi KLA,”ujarnya

Mengingat semakin mendekatnya jadwal Evaluasi Penilaian yang akan dilaksanakan bulan Maret mendatang sehingga menurut Agus agar OPD terkait dan pihak kecamatan se Tanjungjabung Barat diharapkan telah mempersiapkan dokumen kelengkapan administrasi sesuai indikator yang diminta. Sehingga pada saatnya nanti bisa langsung di-online-kan. Sedangkan, untuk teknik evaluasi pada bulan Maret 2020 akan berbeda dengan evaluasi awal tahun 2019 lalu.”ungkap Agus.

Tim Verifikasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dikatakan Agus akan langsung melakukan verifikasi akhir atas apa yang sudah dipersiapkan Pemkab Tanjungjabung Barat agar kelak daerah ini memperoleh sertifikasi Kabupaten Layak Anak.” Kalau evaluasi yang berlangsung tahun 2019 adalah merupakan evaluasi mandiri sehingga mulai mulai dari verifikasi administrasi, verifikasi lapangan, sampai evaluasi akhir dilaksanakan oleh Kementerian PPA, tapi untuk tahun sekarang evaluasi mandiri, verifikasi administrasi dan verfikasi lapangan dilakukan oleh provinsi, baru nanti verifikasi akhir oleh Kemen P3A,” ucap Agus mengakhiri keterangannya.

Pemkab Tanjungjabung Barat sebagaimana pada kesempatan sebelumnya yaitu diakhir tahun lalu (23/12) saat digelar kegiatan telah menegaskan secara resmi komitmen daerah ini untuk mewujudkan Tanjung jabung Barat sebagai KLA dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di Aula Kantor Bupati

Saat itu Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas penandatanganan deklarasi komitmen bersama mewujudkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat layak anak ada pada tahun sebelumnya. Sehingga Bupati menyebutkan poin terpenting dari proses pengembangan KLA yaitu penguatan Komitmen dan koordinasi diantara para stakeholder/ pemangku kepentingan dalam pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan

Bahkan dalam menandai kuatnya tekad dan semangat Pemkab Tanjungjabung Barat mewujudkan daerahnya sebagai Kabupaten Layak Anak tergambar pada tema, untuk kegiatan Rapat Koordinasi Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak tersebut yaitu “Satukan Hati Menuju Kabupaten Layak Anak”.

Mengutip penjelasan umum yang tertuang dalam Perda Tanjungjabung Barat Nomor 19 tahun 2018 tentang Kabupaten Layak Anak diuraikan adanya komitmen daerah ini untuk ikut berpartipasi aktif dalam mewujudkan pemenuhan hak anak di daerah. Komitmen tersebut dilakukan secara nyata dengan membuat suatu regulasi mengenai pengembangan KLA yang akan diterapkan. Dengan terwujudnya KLA di Tanjungjabung Barat maka diharapkan memiliki sistem pembangunan yang berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.(rin/adv)

Komentar

News Feed