Home / Advetorial / Berita

Sabtu, 30 September 2017 - 08:12 WIB

Tanggapan Ketua DPRD terhadap Aksi Demo

Suaratanjab.com-KUALATUNGKAL – Aksi Forum Persatuan Umat Islam sempat menggegerkan kantor legislatif beberapa waktu lalu. Demo ini imbas dari ketidakpuasan sejumlah ormas Islam terhadap statement yang ditulis Riano (anggota DPRD Tanjabar) yang sempat viral di media sosial.

Ketua DPRD Tanjabar Faisal Riza didampingi Wakil Ketua DPRD Tanjabbar Ahmad Jahfar dan ketua BK Syaifuddin akhirnya menemui pendemo yang berbaris di pelataran kantor DPRD.

Orasi dari FPUI ini meminta Riano mundur dari jabatannya selaku anggota DPRD. Melalui perundingan, akhirnya perwakilan ormas mengikuti rapat kecil yang langsung dipimpin Ketua DPRD Tanjabbar Faisal Riza.

Faisal Riza mengatakan, statemen yang ada di jejaring sosial yang melibatkan anggotanya itu merupakan statemen pribadi, bukanlah atas nama institusi.

READ  Bupati meninjau lokasi kebakaran di desa Sungai Saren

Terkait hal tersebut, dirinya mempersilahkan aparat hukum yang mengusutnya. Jika ada hal yang menyangkut etika anggota dewan, dua menyerahkan ke Badan Kehormatan.

“Ini menyangkut nama baik DPRD,” ujar dia.

Icol, sapaan akrabnya, mengharapkan, agar semua pihak bisa lebih tenang menyikapi permasalahan ini. Biarlah pihak kepolisian yang bekerja sesuai tupoksinya.

Sementara itu, Ketua Forum Persatuan Umat Islam Kabupaten Tanjabbar Indra Safari meminta dengan tegas, agar Riano mundur dari jabatannya selaku anggota DPRD. Dia juga meminta BK DPRD menuntaskan persoalan ini, disampingnya proses hukum di Polres Tanjabbar berjalan.

READ  Resimen Mahasiswa Sultan Thaha Jambi mendapat Pembinaan Protokol kesehatan di Makodim 0419/Tanjab

Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono belum lama ini mengatakan, laporan dari ormas islam terkait statemen salah satu anggota DPRD yang menjadi viral di jejaring sosial tetap ditindaklanjuti.

Kata dia, ada 10 saksi yang sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Sementara ini pihaknya masih mendalami laporan tersebut.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Tanjab Barat H Syaifudin SE dihadapan peserta aksi mengatakan, akan ada mekanisme yang dilakukan dalam memproses Kasus ini.

“Yang benar tetap benar, yang salah tetap salah,” ucapnya singkat.(*)

image

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati memeriksa langsung proyek Rigit Beton teluk nilau

Advetorial

Rapat koordinasi penangulangan bencana dibuka oleh Bupati

Advetorial

Khaulan diSungai Gebar disambut Antusias warga

Berita

KPU tidak perpanjang masa Pendaftaran calon PPK Kecamatan

Advetorial

Rakernas XI APKASI dihadiri Wabup dan sejumlah Kepala OPD

Advetorial

Kecelakaan di dekat Polres Muaro Jambi,Satu Keluarga Tewas

Advetorial

DUGAAN PUNGLI DI LUBUK KAMBING SUDAH ADA SEJAK TAHUN 2013

Advetorial

Pembukaan calon Taruna Baru Poltek AUP tahun 2020/2021