oleh

Polres Tanjabbarat mengamankan 18 pucuk senjata dan 52 amunisi

 

image

SUARATANJAB.COM, KUALA TUNGKAL – Jajaran Polres Tanjabbar mengamankan 18 pucuk senjata api (senpi) rakitan berbagai jenis laras panjang dan pendek beserta 52 amunisi tanpa izin.

Pengamanan 14 senjata api rakitan laras panjang dan 4 laras pendek serta 52 butir amunisinya itu diungkapkan Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, MH dari hasil Operasi Program Bina Waspada jajarannya.

“Senjata api kita diamankan dari warga yang secara suka rela menyerahkan. Ini berkat sosialisasi dan pendekatan yang dilakukan melalui program para Bhabinkamtibmas dan Kapolsek ,” jelasnya kepada sejumlah awak media di Mapolres Tanjabbar, Kamis (23/2/17).

Menurut Kapolres, senjata api rakitan tersebut paling banyak diamankan dari wilayah hukum Polsek Merlung yakni sebanyak 12 pucuk laras panjang. Kemudian dari wilayah hukum Polesk Tungkal Ulu 3 pucuk laras panjang dan pendek dan 1 pucuk laras pendek dari wilkum Polsek Tungkal Ilir.

“Dari pengakuan pemegang senjata rakitan itu untuk memburu babi, belum ada indikasi atau pengakuannya untuk tindak kejahatan,” ujarnya.

Diamankannya senjata tersebut lanjut Kapolres, karena beresiko dan dapat disalahgunakan bila jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab.

Dia menjelaskan, bila memiliki senjata api secara ileggal ini merupakan pelanggaran hukum karena bila dapat disalahgunakan untuk melakukan tindak kejahatan serta menghilangkan nyawa orang lain sesuai UU Darurat No 12 tahun 1951 berikut Undang- undang KUHP.

Dari 18 senjata raikitan beserta 52 amunisi, pemilik menyerahkan secara kesadaran. Selanjutnya senpi rakitan tersebut nantinya akan diserahkan kepada pihak Polda Jambi untuk dimusnahkan.

Untuk itu, kata Agus, bagi masyarakat yang kini masih memiliki atau menyimpan senjata api baik buatan pabrik maupun rakitan diminta untuk segera menyerahkannya ke Polres dan Polsek terdekat.

Masyarakat yang menyerahkan koleksi senjata api rakitan secara sukarela tidak akan diproses secara hukum, namun sebaliknya jika terjaring operasi penertiban senjata api akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami berharap dengan kerelaannya untuk menyerahkannya ke kantor Kepolisian terdekat. Kami akan memberikan apresiasi kepada masyarakat bersedia menyerahkan senpi tersebut untuk dimusnahkan,” imbau AKBP Agus Sumartono.

“Saya berikan apresiasi kepada masyarakat yang telah beritikad baik menyerahkan kepada Polri, dan ucapan terimskasih juga kepada anggota Polri yang berupaya melakukan himbauan ini,” uingkap Agus seraya meninggalkan halaman Mapolres.(rin)

Komentar

News Feed