oleh

Perlombaan pengolahan kopi pada festival Pengabuan 2019

Suaratanjab. Com-kuala Tungkal

Setelah mendapatkan pengakuan Hak Paten dan Sertifikat Indikasi Geografis dari Dirjen Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia, kopi Liberika Tungkal komposit semakin populer di kalangan pencinta kopi, khususnya di negara tercinta Indonesia.

Sertifikat Indikasi Geografis diberikan kepada suatu produk yang memiliki reputasi dan kekhasan tertentu yang sesuai dengan geografis tertentu.

Unik dan khasnya kopi Liberika Tungkal Komposit ini lantaran dibudidayakan di daerah gambut dengan tingkat keasaman yang cukup tinggi.

Oleh karena itulah Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparora) Kabupaten Tanjung jabung Barat menyelenggarakan cara pembuatan dan pemgolahan kopi menjadi minuman yang enak dan unik rasanya pada Festival Pengabuan 2019 digedung runtuh pada 5-6 Desember 2019 yang lalu.

Para peserta yang ikut perlombaan masing-masing memperagakan cara mereka mengolah kopi berdasarkan cara dan trik mereka dan mereka dinilai juri-juri yang memang berkompeten.

Tujuan diadakannya perlombaan ini menurut Kadispora Otto Riadi yang diwakili oleh Mardius Kabid. pariwisata Disparpora Tanjung jabung barat adalah “Kopi liberika Tanjung Jabung barat sudah dikenal dan dirasakan oleh warga Tanjabbarat dan juga para pengemar kopi dari luar daerah, oleh karena itulah Pemda ingin warga Tanjabbarat dapat lebih banyak berkreasi dengan berbagai rasa dari kopi produksi daerah kita sendiri, disamping dapat meningkatkan harga kopu juga dapat memberikan semangat petani-petani kopi untuk lebih meningkatkan mutu dan hasil panennya,demikian penjelasan Mardius.(rin)

Komentar

News Feed