oleh

Peran Perempuan terhadap Pengawasan Pemilu Partisipatif pada Pilkada 2020

Suaratanjab.Com-Kuala Tungkal

Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun 2020 nanti kembali akan ber”Pesta Demokrasi”,dimana Bupati dan wakilnya akan kembali dipilih oleh masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Sehubungan dengan hal tersebur Minggu (01/12) di Hotel Masakini Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengajak perempuan ikut berperan pada Pilkada Serentak 2020 nanti. Melalui Tema “Peran Perempuan terhadap Pengawasan Pemilu Partisipatif dalam Rangka Menghadapi Pilkada serentak 2020”.

Ketua Bawaslu Tanjung jabung Barat Hadi Siswa, S.Pd.I dalam sambutannya mengatakan, “Peran Perempuan dalam setiap pesta Demokrasi sangatlah penting, setelah Pemilhan Presiden dan wakilnya serta Pemilihan legislatif beberapa waktu yang lalu, maka pada Tahun 2020 nanti Pesta Demokrasi akan kembali digelar, kali ini masyarakat Tanjung jabung Barat akan memilih Bupati dan wakil Bupati yang baru,oleh karena itu diharapakan Peran Perempuan untuk berperan aktif dalam Pengawasan Partisipatif, Perempuan diminta untuk lebih berpartisipasi dalam pelaksanaan pemillu itu nantinya,Kuota keterwakilan Perempuan minimal 30% harus terpenuhi untuk itulah kami mengundang perwakilan Perempuan dari berbagai Organisasi wanita agar dapat mengajak peremlpuan-perempuan yang ada dimasyarakat untuk lebiih berpartisipasi.

Ditambahkan juga oleh Hadi bahwa,”walaupun Bawaslu baru seumur jagung (+/- 1 tahun) berdiri tapi kami akan terus meningkatkan kinerja dan terus menerus melakukan pengawasan sesuai dengan ketentuan UU, dan walaupun usia kami masih terrbilang muda beberapa waktu yang lalu kami telah mendapat penghargaannya juara 3 Nasional dalam Pengawasan Sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK),serta Penghargaan dibidang Keterbukaan Politik,Data Peningkatan Partisipasi Pemilih pada Pemilu 2019 yang lalu telah terjadi peningkatan menjadi 80,2% yang sebelumnya hanya mencapai 69,7%.

Salah seorang Narasumber dari Bawaslu Propinsi Jambi Koordinator Divisi SDM Rofiqoh Pebrianti, SP dalam pengarahannya lebih menekankan pada target keterwakilan 30% perempuan dalam keterwakilan dan tahapan penyelenggaraan Pemilu pada Pilpres dan Pileg tahun 2019 lalu,persentase Pengawas Pemilu di Bawaslu jambi adalah 95% laki-laki,5% Perempuan, sementara Pengawas di 37 Kabupaten/kota adalah laki-laki 35 orang, Perempuan 2 orang,jumlah Keterwakilan Perempuan di 423 Kelurahan laki-laki 379 orang(90%),Perempuan 44 orang (10%).Ditambahkan Rofiqoh juga tantangan penyelengaraan Pemilu terutama adalah Teamwork, kapasitas dan tekanan pekerjaan.Tidak ada
Demokrasi Tanpa Perempuan dan Tidak ada Pemilu Adil dan Berintegritas tanpa Partisipasi Perempuan.

Salah seorang Peserta perwakilan dari PKK Eva mengatakan, “Dengan adanya acara yang diselenggarakan oleh Bawaslu pada hari ini, saya baru menyadari bahwa peran kita sebagai Perempuan dalam PesTa Demokrasi masih terbilang kurang, saya pribadi selama ini tidak merasa tertarik untuk ikut berperan, dan setelah acara hari ini saya akan ikut berpatisipasi baik dalam Pengawasan atau ikut serta berperan dan saya akan mengajak juga perempuan-perempuan lain yang ada dilingkungan saya untuk bersama-sama mengawasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang akan datang”, katanya dengan bersemangat.

Peserta perempuan yang hadir dalam undangan Bawaslu sebanyak +/- 100 orang antara lain perwakilan dari PKK,Dharmawanita,Iwapi,HWK,BKMT,KKohati,Korpri,Patayat,Asyiah,Muslimat NU, Mahasiswa STAI An-Nadwah Kuala Tungkal, Guru PKN SLTA,Pembina Osis SLTA dan Jurnalis Perempuan.(rin)

Komentar

News Feed