LIVE TV
Kurir Sabu berhasil dibekuk anggota Polsek Merlung Ziarah dan Tabur Bunga dimakam Pahlawan Digelar Polres

Home / Advetorial / Berita / Daerah

Kamis, 23 Januari 2020 - 12:50 WIB

Kunker anngota DPRD ke RSU Kuala Tungkal

Suaratanjab.Com-Kuala Tungkal

Akibat berkembangnya jangkitan penyakit demam berdarah (DBD) di wilayah Tanjungjabung Barat menyebabkan pihak DPRD Tanjung jabung Barat melakukan kunjungan kerja (Kunker) atau “mendadak” mendatangi Rumah Sakit Daerah KH Daud Arif Kualatungkal guna melakukan pengamatan langsung penanganan medis terhadap penderita penyakit akibat gigitan nyamuk Aides Aegepty. Dan para wakil rakyat ini juga mengkritisi kondisi merebaknya penyakit DBD didaerah ini sehingga apa tindakan medis yang dilakukan pihak rumah sakit daerah ini dalam menanggulangi jangkitan penyakit tersebut.

Kunjungan Kerja Anggota DPRD Selasa (21/1) ke RSD KH Daud Arif dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Muhammad Sjafril Simamora, SH, H Abdul Rahman , Hairan SH , Muhammad Zaki, ST dan Sutejo SM disambut oleh Dirut RSD KH Daud Arif dr. Elfri Syahril.

Hal-hal yang menjadi perhatian anggota DPRD adalah bagaimana kondisi penanganan secara medis terhadap pasien DBD di rumah sakit sehingga mereka mendapatkan layanan perawatan dan pengobatan yang layak dan sesuai prosedur secara medis hingga pasien sembuh.

READ  Bupati menyerahkan bantuan sembako setelah sholat Jum'at

Selain itu para wakil rakyat mengkritisi situasi merebaknya DBD di Tanjung jabung Barat dan penanggulangan secara medis yang dilakukan pihak rumah sakit.” Kita akan melihat secara detail penangan yang dilakukan pihak rumah sakit terhadap warga yang terkena penyakit atau yang terserang DBD dengan melakukan pengamatan langsung di Rumah Sakit KH.Daud Arif.”ungkap Sjafril.

Namun menurut Sjafril pihak rumah sakit telah melakukan prosedur penangan penderita DBD sebagaimana mestinya dan secara rutin menulis laporan yang disampaikan kepada pihak Dinas Kesehatan terkait kondisi dan perkembangan penderita DBD dan penderita penyakit lainnya yang mendapat perawatan di rumah sakit.

Selain memberikan perhatian terhadap penderita DBD yang mendapat perawatan di rumah sakit, anggota DPRD Tanjungjabung Barat juga meminta pihak RSD untuk mengajukan usulan kelengkapan fasilitas medis yang dibutuhkan rumah sakit ini dalam rangka meningkatkan pelayanan medis kepada masyarakat.”Diharapkan pihak RSUD KH Daud Arif agar tidak sungkan menyampaikan keinginan untuk melengkapi fasilitas yang dapat menunjang pelayanan kepada masyarakat.”kata lelaki yang lebih dikenal dengan sebutan Ucok Mora itu.

READ  Perlombaan pengolahan kopi pada festival Pengabuan 2019

Dalam keterangan persnya Dirut RSUD KH Daud Arif Kualatungkal dr. Elfri Syahril mengatakan,bahwa rumah sakit dalam tiap bulannya selalu memberikan laporan kepada Dinas Kesehatan dengan menyampaikan perkembangan setiap pasien,”Selama tahun 2019 terdapat 549 kasus DBD di Tanjabbar. Juga ada pasien yang dirujuk ke Kota Jambi sebanyak tiga orang. Sementara DBD ini juga menelan korban sebanyak dua orang meninggal dunia,”ungkap dr Elfri.

Sebelum mengakhiri kunjungan kerjanya pata anggota DPRD Tanjung jabung Barat tersebut berkesempatan melakukan peninjauan kebagian ruang inap pasien, dan terlihat disetiap ruang perawatan pasien inap terdapat banyak anak-anak yang tengah menjalani perawatan akibat terjangkit penyakit demam berdarah.(rin)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Beredar sertifikat UKW palsu,hati-hati!!

Advetorial

Deklarasi Paslon MULIA disambut antusias pendukungnya

Advetorial

Ketua DPRD meminta kepada Tim Gugus Covid-19 untuk Transfaran dalam Penggunaan dana

Berita

Rapat Pleno terbuka diselenggarakan KPU Tanjabbarat

Berita

Panen Raya dihadiri Bupati

Advetorial

Pengukuhan Bupati sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka

Advetorial

Bupati Gowes jelajahi kampung kopi Liberika

Advetorial

Bank 9 jambi dan proyek-proyek fisik 2016-2020 diresmikan Bupati