oleh

Kunjungan KAJATI ke kabupaten TANJABBARAT

imageSUARATANJAB.COM, KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjung Jabung Barat DR. Ir. H. Safrial, MS didampingi Wakil Bupati Drs. H. Amir Sakib bersama jajaran Forkompimda menerima kunjungan kerja dan silaturahmi Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi John Walingson Purba, SH, MH di Rujab Bupati, Rabu (18/1/17).

Dalam sambutannya, Bupati Safrial mengucapkan selamat datang Kepada Kajati Jambi dan rombongan. “Selamat datang kepada rombongan Kejati, kunjungan kerja ini diharapkan mampu meningkatkan kerjasama yang selama ini sudah terjalin dengan baik,” ujar Bupati Safrial.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan ini menegaskan, Pemkab Tanjabbar sangat mendukung upaya penegakan hukum yang dilaksanakan semua aparat penegak hukum termasuk oleh Kejaksaan Tinggi Jambi. Sebgaimana amanah Intruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 2015 Tettang Aksi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dengan Pembentukan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Namun saat ini TP4D baru dilaksanakan pada Pendampingan Dana Desa, kedepan akan dilanjutkan dengan SKPD apalagi sebentar lagi Pemkab Tanjabbar akan melaksanakan lelang proyek pendampingan atau TP4D sangat perlu,” jelasnya.

Dihadapan Kajati Jambi dan rombongan, Bupati juga melakukan ekspose berbagai hal tentang Kabupaten Tanjabbar. “Pemkab Tanjabbar kini terus berusaha melakukan berbagai kebijakan, program dan strategi pembangunan yang secara bertahap untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Saya mohon dukungan agar Kajati Jambi,” terang Bupati Safrial.

Sementara Kajati Jambi John Walingson Purba, nenggungkapkan kunker dalam rangka kunjungan ke Kejaksaan Tanjabbar serta monitoring kegiatan TP4D di Kabupaten Tanjabbar.

Dikatakannya, Hasil monitoring kami di lingkup Pemprov Jambi kab/kota. Belum sepenuhnya SKPD meminta pendampingan kejaksaan.

Tambahnya, bahwa TP4D hadir dengan pola pikir pencegahan korupsi tidak kalah pentingnya dalam upaya penegakan hukum sehingga TP4D hadir mengikis ketakutan, memperlancar pembangunan, dengan membatasi keterlibatan pada hal-hal yang beresiko terjadinya penyimpangan yang dapat mempengaruhi obyektifitas penegakan hukum di kemudian hari.

“Dengan adanya pendampingan hukum mulai awal sampai akhir, maka pejabat pemerintahan tidak perlu ragu-ragu mengambil keputusan dan tidak perlu takut kebijakan (diskresi) dan pelanggaran administrasi dikriminalisasi penegak hukum, kecuali dalam pelaksanaanya ditemukan Mens rea atau istilah Presiden “Niat nyuri, nyolong” maka tetap dapat dilakukan penegakan hukum represif” ucapnya.

Dalam menjalankan pemerintahan itu, kata Kajati, pemerintah tidak bisa lepas dari aturan hukum yang mengikat. “Penegakan hukum menjadi pilar utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Aturan merupakan batasan dalam menjalankan setiap kegiatan pokok dan fungsi masing-masing,” katanya.

“Kepada seluruh SKPD mari dukung semua program Bupati, Dandim menjaga Kedaulatan, Kapolres jaga keamanan dan kenyamanan seaman-amannya, Kajari dan Pengadilan teggakkan hukum dengan baik, jika semua seiring sejalan insyaallah pembangunan di Tanjung Jabung Barat bisa terwijud dengan baik dan cepat,” ujarnya mengajak sebelum mengakhiri sambutan.

Turut hadir pada kesempatan kunjungan Kajati Jambi tersebut Sekretaris Daerah Drs. H. Ambok Tuo, MM, Ketua Pengadilan Negeri Achmad Peten Sili, SH, MH, Ketua DPRD Tanjab Barat Faizal Riza, ST, MM, Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, Pasilog Kodim Kapten Inf Sutrisno, Danpom II/2-2 Kuala Tungkal Kapten CPM Semi, MH, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Kabag dan Camat dan luran.(Rina)

image image

Komentar

News Feed