oleh

Kembali terjadi kekerasan dalam dunia Pendidikan

Suaratanjab.com-kuala Tungkal

Video oknum guru yang memukul muridnya berdurasi 13 detik memperlihatkan seorang guru yang sambil berlari memukul bagian kepala muridnya. Tidak tahu pasti alasan guru tersebut melakukan pemukulan itu.

Kepala Dinas Pendidikan Tanjab Barat, Martunis dikonfirmasi terkait video ini mengatakan sudah mendengar adanya video ini.
“Saya sudah mendengar namun belum melihat videonya, katanya murid tersebut dipuk ul oleh gurunya sambil berlari,” ujarnya.

Martunis mengatakan, informasi yang diterimanya bahwa kejadian ini di SMK N 2 Merlung.

Apabila nanti terbukti melanggar Martunis akan berkordinasi dengan disdik provinsi Jambi untuk mengambil keputusan. “Karena kewenangan SMK berada di bawah naungan disdikprovinsi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK N2 Merlung Mugiono Hadi, dikonfirmasi terkait video tersebut mengatakan, pihak sekolah telah melakukan mediasi, Kamis pagi (23/8) baik dengan siswa yang terlibat maupun dengan orang tua siswa yang bersangkutan.

“Kita sudah melakukan mediasi bersama lintas sektoral yang dihadiri Camat, aparat kepolisian, Babinsa, lurah tokoh masyarakat dan wali murid,” terangnya

Orang tua siswa sendiri, menurut Mugiono, sepakat menyelesaikan secara musyawarah dan meminta tiga tuntutan yang harus dijalankan. “Dari hasil musyawarah munculah tiga tuntutan yaitu wali murid meminta untuk memeriksa kesehatan siswa, menyelesaikan sanksi secara hukum adat dan terakhir sanksi dari sekolah,” terangnya

Saat ditanyai mengenai adanya sanksi, ia masih belum bertindak kesana mengingat di dunia pendidikan masih ada tahapan-tahapan seperti dilakukan peringatan terlebih dahulu.

Komentar

News Feed