oleh

Hearing DPRD dengan masyarakat terkait Penggelapan oleh boss PT.Sari Nur

Suaratanjab.com-Kuala Tungkal

DPRD Tanjab Barat menggelar rapat dengar pendapat ( hearing ) dengan dinas terkait dan perwakilan masyarakat korban penggelapan penjualan pinang oleh Bos PT Sari Nur .
Hearing dimulai pukul 13. 30 WIB hingga pukul 16. 50 WIB dihadiri langsung Ketua DPRD Tanjab Barat Faizal Riza , ST , MM , Wakil Ketua Ahmad Jahfar, SH dan pimpinan komisi di Lt 2 Ruang Rapat Paripurna , Senin ( 08 / 01 / 18 ) .
Lebih kurang 50 orang perwakilan masyarakat , dinas terkait , Camat Bram Itam serta anggota DPRD Tanjab Barat gabungan Komisi hadir dalam forum ini .
Ketua DPRD, Faizal Riza , ST , MM dikonfirmasi usai hearing mengatakan, hearing digelar sebagai upaya dewan mereaksi kasus melanda masyarakat petani pinang akiat penggelapan yang dilakukan Bos PT SN .
“ Kita menampung keluhan masyarakat khssnya mereka yang menjadi korban akibat kasus penggelapan dana penjalan pinang di PT SN , ” terang Faizal Riza .
Dikatakan Faizal Riza , selama lebih kurang 3 jam hearing digelar masyarakat meminta Pemkab Tanjab Barat dapat segera membantu penyelseain masalah korban pabrik pinang PT SN . Intinya masyarakat ingin bagaimana uang mereka bisa kembali .
“ Seluruh pihak terkait agar segera dilakukan koordinasi dengan aparat hukum dalam menjaga aset PT SN yang masih ada termasuk aset yang saat ini masih dalam proses di BPN dan aset dalam rekening perusahaan , ” ujanya .
Selain itu , lanjut Faizal Riza , Dewan menyarankan agar dibentuk Desk Pengaduan Pemkab untuk mengetahui lebih jelas tentang jumlah warga masyarakat dan total kerugian yang diderita petani akibat kasus itu .
Dewan juga meminta masyarakat korban PT SN agar dapat membentuk kelompok atau forum bersama agar memudahkan komunikasi dan informasi terkait perkembangan kasus PT SN .
Atas kasus ini dewa berharap , semua pihak termasuk Pemkab Tanjab Barat bisa berkoordinasi untuk mencari jalan keluar atas kasus ini . Sehingga kedepan kasus ini tidak kemali terulang . Kasus ini menjadi peseden buruk bagi semua selaku warga Tanjab Barat karena dilakukan oleh pengusaha asing .
“ Selaku wakil rakyat , kami sangat mendukng dan bertereima kasih kepada aparat kepolisian yang telah secara cepat mengamankan dan menetapkan tersangka atas kasus tersebut , ” ujarnya .
Disamping itu kata Icol sapaan akrab Ketua DPRD itu lagi , bahwa pelanggaran yang dilakukan PT SN telah nyata – nyata melecehkan kehormatan Pemkab Tanjab Barat . Karena disinyalir izin operasional tidak lengkap .
Dewan kata , Icol meminta kasus semisal PT SN tidak akan kembali terulang di Kabupaten Tanjab Barat .
“ Untuk itu Dewan akan menindaklanjuti terkait proses perizinan yang diperoleh melalui rapat komisi dengan OPD terkait , ” pungkas Icol .(Rin)

Komentar

News Feed