oleh

Dua orang pemakai Narkoba diamankan Polisi

image

SUARATANJAB.COM, KUALA TUNGKAL – Seorang wanita muda berinisial SR (24 tahun) diringkus oleh personel Satnarkoba Polres Tanjabbar karena melakukan pesta narkoba jenis sabu di sebuah Rumah Minggu (12/2/17) pukul 22.30 Wib.

Berdasarkan keterangan Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, MH, yang didampingi oleh Wakapolres Kompol. Ilyan Chandra dan Kasat Narkoba AKP Junaedi Anton SH, kepada sejumlah awak media, Kamis (23/2) di halaman Mapolres Tanjabbar.

“Dalam penangkapan SR, petugas mendapat laporan informasi dari masyarakat yang peduli akan gerakan Anti Narkoba” ungkap Agus.

2 Jam sebelumnya juga dilakukan penangkapan tersangka YT alias WL (49) sekitar pukul 20.30 Wib dengan BB sabu-sabu seberat 0,79 broto di Jalan Manunggal ,” Terang Kapolres.

Tersangka YT alias WL diamankan di jalan Manunggal I, Kelurahan Tungkal II sekitar pukul 20.30 Wib saat tengah mengendarai sepeda motor.

Sedangkan penangkapan SR di rumah kontrakannya di Bedeng depan PDAM Tirta Pengabuan di Jalan Kihajar Dewantara, Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar.

Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka SR, petugas berhasil mengamankan tersangka beserta BB berupa 1 buah alat pirek kaca yang masih ada shabunya, 1 buah dot warna merah, dan hasil tes tersangka positif Jenis Methametamin.

“Keduanya saat ini kita amankan di Rutan Mapolres Tanjabbar guna proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Uniknya kedua tersangka pengguna barang haram itu baik ersangka YT alias WL istrinya bernama YL terlebih dahulu tertangkap kasus yang sama dengan sudah mendekam di Lapas Kelas II B Kuala Tungkal.

Demikian juga SR, suaminya bernama HR telah dijerat dengan kasus kepemilikan sabu-sabu dan mendekam di Lapas sejak 2014 lalu.

“Jadi mereka ini sepertinya pasangan yang menyusul pasangan mereka masing-masing ke Lapas nantinya ,” sebut Kapolres Tanjabbar.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua tersangka itu, akan dijerat KUHP pasal 114 ayat (1) Pasal 112 ayat (1) diancam hukuman penjara di atas 5 tahun.(rin)

Komentar

News Feed