oleh

Dinas Koperindag menyiapkan aksinya untuk mengatasi kelangkaam LPG 3Kg

IMG-20171109-WA0023_480x488

Suaratanjab.com-Kuala Tungkal

Fenomena kelangkaan LPG bersubsidi sepertinya tidak pernah ada habis-habisnya di hampir seluruh wilayah di indonesia. Hal tersebut selain disebabkan oleh faktor produksi yang masih terbatas, juga lebih di pengaruhi oleh ulah sebagian pangkalan yang masih ‘nakal’ mengecerkan gas bersubisidi tersebut ke agen dan toko-toko.

Untuk mengatasi kelangkaan elpiji bersubdisi ini, Dinas Koperindag Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah menyiapkan beberapa rencana aksi strategis. Kadis Kopperindag, Safriwan, SE mengatakan bahwa pihaknya telah menyusun rencana aksi baru untuk setidaknya meminimalisir masalah tersebut.

“Kelangkaan gas elpiji 3 kg bersubsidi ini sebenarnya bukan hal baru. Pemerintah sendiri sudah berupaya maksimal untuk mengatasinya. Kedepannya selain upaya-upaya yang telah di lakukan, kami juga telah menyusun beberapa rencana aksi baru yang sifatnya lebih persuasif,” ujar pria ramah dan murah senyum ini.

Dikatakan safriwan, pihaknya telah mengajukan draf surat edaran kepada Bupati Tanjung Jabung Barat yang isinya berupa himbauan dan ajakan kepada seluruh PNS, Pengusaha, maupun Masyarakat golongan menengah ke atas untuk tidak lagi menggunakan gas elpiji 3 kilo gram.

“Kita berharap kedepannya jika edaran ini di laksanakan maka seluruh PNS, Pengusaha Rumah Makan, Pengusaha-pengusaha lainnya dan masyarakat menengah ke atas tidak lagi menggunakan elpiji 3 kg tersebut. Jadi dengan cara ini kelangkaan elpiji bersubsidi bisa di atasi atau setidaknya di minimalisir”, pungkasnya(Rin)

IMG_20171109_143100_800x402

IMG_20171109_143115_800x398

Komentar

News Feed